MUI Desak Depkes cari Vaksin Meningitis Halal

http://www.republika.co.id/berita/48973/MUI_Desak_Depkes_cari_Vaksin_Meningitis_Halal

MUI Desak Depkes cari Vaksin Meningitis Halal

Kamis, 07 Mei 2009 pukul 17:27:00

JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak  Departemen Kesehatan untuk mencari vaksin meningitis yang tidak mengandung unsur babi. ”Masa’ darurat ini akan terus menerus, khan tidak. Kami minta pemerintah dalam hal ini Depkes untuk mengupayakan vaksin meningitis yang tidak haram,” tegas Umar Shihab, salah seorang Ketua MUI dalam konferensi pers di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (7/5).

Umar Shihab mengungkapkan, Komisi Fatwa MUI telah memutuskan bahwa haram hukumnya menggunakan vaksin yang mengandung babi. ”Haram hukumnya, tapi karena tidak ada yang lain, maka MUI menetapkan penggunaan vaksin tersebut boleh dilakukan, karena keadaan darurat. Agar tidak ada kegelisahan atau kerisauan bagi calon jamaah haji dan umroh,” papar Umar Shihab.

Turut dalam konferensi pers itu, Ketua MUI Amidhan dan Nasri Adlani serta Ketua LP POM MUI Nadratuzzaman Hosen. Pada kesempatan itu Umar Shihab juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan ada pertemuan antara pemerintah dan MUI terkait vaksin meningitis mengandung babi ini.

Sementara Ketua LP POM MUI Nadratuzzaman Hosen mengungkapkan sudah merupakan standar dunia bahwa vaksin untuk penyakit-penyakit yang berasal dari virus, selalu digunakan enzim babi. ”Jadi selalu menggunakan tripcin, yang mengandung babi,” tandas Nadratuzzaman.

Alasannya menurut Nadratuzzaman, struktur DNA babi dengan struktur DNA manusia sangat mirip dan sangat dekat, bahkan mencapai angka 98 persen. Selain itu, dunia barat juga tidak peduli jika babi itu haram untuk umat Muslim.

”Salah satu dampaknya adalah penyakit-penyakit yang ada pada babi babi gampang menular ke manusia. Jadi di dunia ini hamp-ir semua menggunakan itu. Masalahnya mereka tidak mempedulikan haram atau halalnya babi bagi umat Islam,” ungkap Nadratuzzaman.

Bahkan menurutnya, justru kalangan medis dunia takut jika menggunakan enzim dari bahan sapi. ”Karena kata mereka, mereka khawatir karena banyak sapi yang terkena penyakit sapi gila,” papar Nadratuzzaman.  – osa/ahi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s