Warga Sukabumi dan Cirebon Menolak Imunisasi Polio

http://www.liputan6.com/sosbud/?id=108288

31/08/2005 09:06 Polio
Warga Sukabumi dan Cirebon Menolak Imunisasi Polio


Liputan6.com, Sukabumi: Puluhan warga Sukabumi, Jawa Barat, menolak pemberian vaksinasi polio kepada anak mereka. Mereka tidak mengizinkan anaknya mendapat imunisasi. Alasannya sedang sakit, padahal anaknya dalam keadaan sehat.

Sejumlah pos pekan imunisasi nasional (PIN) di Desa Cidahu, Sukabumi, terlihat sepi. Warga sama sekali tak mengindahkan imbauan petugas kesehatan setempat. Kemungkinan warga menolak karena khawatir anaknya malah sakit seusai diimunisasi, seperti yang terjadi pada pelaksanaan PIN sebelumnya. Padahal, di desa ini, banyak warga yang menderita polio atau lumpuh layu.

Karena tak ada pengunjung, kader PIN terpaksa mendatangi satu per satu rumah warga. Mereka bahkan harus berjalan kaki mendaki bukit untuk menemui warga yang berada di lokasi terpencil. Tapi, sebagian warga tetap saja menolak anaknya diimunisasi.

Sikap yang sama ditunjukkan sejumlah ibu di Kampung Benda, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon. Mereka berdalih kondisi anaknya kurang sehat dan belum memerlukan imunisasi polio. Petugas Pusat Kesehatan Masyarakat Sitopeng terpaksa menyisir rumah penduduk.

Namun, kedatangan petugas selalu ditolak warga dengan berbagai alasan. Di antaranya ada yang mengatakan belum memerlukan imunisasi polio. Bahkan, ada juga yang mengaku dilarang suaminya, agar anaknya tidak diberikan imunisasi.

Target Departemen Kesehatan untuk mengimunisasi 24,6 juta anak di bawah usia lima tahun sepertinya tidak akan tercapai. Meski, Ibu Negara Ani Yudhoyono, dan sejumlah artis dilibatkan dalam kegiatan ini, di beberapa pos PIN di Jakarta, tingkat partisipasi warga justru menurun.

Di Kelurahan Kemanggisan, Jakarta Barat, sekitar 300 balita berhasil divaksin. Jumlah ini meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya yang hanya menjaring 100 balita. Kendati sudah menghadirkan artis dangdut Kristina, masih saja ada warga yang menolak mengimunisasikan anaknya. Mereka khawatir anaknya malah akan sakit. “Anak saya lagi kurang sehat. Takut meninggal,” kata Atiek, warga Kemanggisan.

Balita yang sedang menderita demam atau diare memang tidak diperkenankan diimunisasi. Namun, Yusharmen, Direktur Surveilans Epidemiologi Imunisasi Depkes, menjamin vaksin yang digunakan aman bagi anak yang sedang sakit. Sayangnya, penjelasan Depkes ini terkesan kurang disosialisasikan. Terbukti petugas di pos PIN banyak yang masih belum mengetahuinya [baca: Vaksin Polio Dijamin Aman ].

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s