Seorang Bayi Meninggal, Diduga Setelah Imunisasi

Sabtu, 18 Agustus 2007 – 16:33 WITA
Mungkinkah Mal Praktek?
Seorang Bayi Meninggal, Diduga Setelah Imunisasi

MINSEL – Seorang bayi berusia 1 bulan 5 hari, putra keluarga Kumayas Londa, warga Desa Pinamorongan Kec. Tareran Minahasa Selatan, meninggal dunia diduga setelah mendapat imunisasi pada tanggal 15 agustus 2007 lalu, di Posyandu desa Pinamorongan Kec. Tareran.

Kesedihan masih menyelimuti pasangan suami istri keluarga Kumayas Londa. Putra pertama mereka meninggal dunia diduga karena paha bekas suntikan imunisasi terus menerus mengeluarkan darah. Menurut sang ayah, tanggal 15 Agustus lalu saat di bawa untuk imunisasi, korban dalam keadaan sangat sehat. Namun setelah disuntik terjadi pendarahan tepat dibagian paha bekas suntikan. Korbanpun langsung di bawa ke Rumah Sakit Kalooran Amurang, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bethesda Tomohon. Namun sayangnya, sang anak tetap tak tertolong.

”Adoh kasiang, kita pe anak ini padahal sebelumnya da sehat-sehat. Nintau lei kiapa so jadi bagini” isak sang ayah.

Sementara itu, Praktisi Hukum Jimmy Lelet, yang juga masih kerabat korban mengatakan pihaknya sudah melaporkan kasus ini ke Polres Minsel dan sedang di proses secara hukum karena ada kemungkinan kasus ini terkait dengan Mal Praktek.

Hingga berita ini di turunkan, jenasah sang bayi masih di otopsi di ruang pemulasaran Rumah Sakit Prof. RD. Kandau Malalayang. (urs/jel)

Ursula Pontoh – JurnalSulut.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s