Beberapa Jenis Herbal untuk Daya Imun

http://jicoagung.com/news.asp?l=i&id=20

16 Februari 2005

Beberapa Jenis Herbal untuk Daya Imun

Media Indonesia : PERAN pengobatan herbal telah dikenal sejak zaman dahulu. Warisan nenek moyang itu hingga kini tidak pernah lekang dimakan zaman. Sebab, baik di negara maju maupun negara berkembang, obat-obat herbal makin disukai. Di Eropa obat herbal telah dimasukkan ke dalam obat dengan lulus uji klinis ataupun masuk dalam kelompok obat ethical (harus dengan resep dokter). Sedangkan di Asia maupun Amerika obat herbal masih tergolong suplemen. Banyak tanaman yang berkhasiat untuk meningkatkan aktivitas kekebalan tubuh. Menurut Prof Dr Ali Khomsan, ahli gizi dan pengajar pada Departemen Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Faperta IPB, ginseng merupakan salah satu tanaman kuno yang hingga kini masih terus dimanfaatkan khasiatnya. “Ginseng telah digunakan di China 5.000 tahun yang lalu. Dari seratus tahun pengalaman budi daya ginseng telah ditemukan penelitian bahwa ginseng memiliki manfaat untuk mengobati batuk, pilek, rematik, gout, diabetes, antistres, dan perbaikan sistem imun,” ujar Prof Ali. Selain itu, tambahnya, ginseng juga berkhasiat sebagai antioksidan, membantu daya serap gizi dan mengurangi kadar kolesterol, sakit kepala dan kelelahan. Ginseng menurut Nutrition Almanac juga berkhasiat melancarkan peredaran darah pada sistem saraf dan jantung. “Tentu, tak kalah pentingnya ginseng membantu metabolisme vitamin dan mineral dengan baik sehingga penyerapan gizi bisa sempurna.” Komponen aktif dari ginseng adalah ginsenosida, polisakarida, dan panaxans. “Polisakarida merupakan bentuk karbohidrat jamak atau kompleks yang membantu memulihkan imun atau kekebalan tubuh. Misalnya orang yang terkena penyakit kanker dan harus menjalani penyinaran maka bisa menyebabkan sel darah putih merosot dan sistem imun pun terganggu.” Menurut Prof Khomsan, polisakarida yang digunakan dalam obat antibiotik maupun yang terkandung di dalam herbal ginseng memiliki manfaat dan khasiat sama. “Karena itu, kita juga harus memerhatikan etika dalam pemakaiannya. Kalau secara terus-menerus seseorang minum antibiotik bisa menyebabkan daya tahan tubuh terganggu pula. Tubuh menjadi kebal sehingga ketika ada virus atau kuman yang lain yang masuk, tubuh tidak bisa mengatasi.” Echinacea Tanaman lain yang juga berkhasiat dalam mengatasi infeksi dan meningkatkan imunologi adalah echinacea yang merupakan tanaman liar Amerika yang sudah lama digunakan oleh suku Indian. Masyarakat Indian biasa memanfaatkan bunga echinacea yang berbentuk kerucut dan berwarna ungu untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara alami. “Echinacea memiliki khasiat meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang ditimbulkan dari kemampuannya meningkatkan aktivitas sel darah putih.” Selain itu, dengan meningkatnya aktivitas imunologi maka akan meningkatkan phagocytosis (kemampuan sel darah putih untuk memangsa bibit penyakit). Namun, tidak seperti vaksin yang hanya bekerja melawan suatu penyakit teretentu, echinacea juga merangsang aktivitas keseluruhan sel imun yang bertanggung jawab melawan segala macam infeksi. Cara kerja echinacea berbeda dengan antibiotik yang secara langsung membunuh bakteri. Echinacea membuat sel-sel kekebalan tubuh lebih efektif menyerang bakteri, virus, dan sel-sel tidak normal termasuk sel-sel kanker. Para ahli kini menemukan bahwa echinacea selain mengandung echinacosides yang mengandung suatu substansi polisakarida yang berdasarkan studi penelitian dapat melawan sel-sel tumor. Polisakaridanya diduga mampu meningkatkan kemampuan tubuh menyerang kuman yang melemahkan sistem kekebalan. Echinacea adalah tanaman yang paling direkomendasikan di musim batuk dan flu di luar negeri. Saat wabah SARS mulai merebak, banyak orang di negara-negara yang mengalami epidemi SARS mengonsumsi obat herbal ini. Artinya, dewasa ini orang mulai back to nature setelah sekian lama terbiasa minum obat resep dokter atau obat kimia yang dijual bebas. Echinacea dari hasil penelitian di Jerman menunjukkan bahwa bunga liar ini memiliki khasiat melawan infeksi jamur dan bakteri serta memperpendek durasi dan intensitas batuk. Ada tiga jenis echinacea yang terkenal yakni Echinacea angustifolia, Echinacea purpurea, dan Echinacea pallida. Namun, hanya Echinacea angustifolia dan Echinacea purpurea yang memiliki efek terhadap kesehatan. Fungsi utama herbal untuk merangsang kekuatan alami tubuh untuk penyembuhan dengan keseimbangan dan pembersihan. Banyak herbal memberikan manfaat pengobatan seperti obat-obat sintetis pada pengobatan modern. Namun, herbal dapat memberikan penyembuhan tanpa efek samping yang tidak diinginkan, tanpa merusak keseimbangan alami tubuh jika digunakan sesuai anjuran. Selain efektif, herbal juga ekonomis dan mudah digunakan. Herbal adalah bentuk tertua pengobatan yang telah digunakan sejak zaman prasejarah. Obat-obatan yang berasal dari tanaman ini memiliki kerja yang berbeda dengan obat-obat yang diperoleh melalui resep dokter maupun obat-obatan yang dijual bebas. Tidak seperti obat kimia, herbal berperan untuk menambah dan meningkatkan penyerapan makanan, untuk mendukung serta melindungi fungsi dan sistem tubuh. Dari hasil penelitian, herbal digunakan untuk mempertahankan keseimbangan alami tubuh. Lebih lanjut, herbal merupakan langkah selanjutnya dari konsumsi vitamin dan mineral. Bila vitamin dan mineral digunakan sebagai asuransi pemenuhan nutrisi atau pencegahan alami terhadap penyakit, herbal dapat digunakan sebagai pencegahan dan membantu memulihkan keseimbangan tubuh. “Meskipun pemakaian herbal tidak menimbulkan efek samping, pemakaian herbal juga perlu kehati-hatian. Baik obat yang dengan resep dokter ataupun obat yang dijual bebas dan obat herbal harus diminum sesuai aturan. Seperti obat herbal yang mengandung echinacea diminum selama dua atau tiga minggu setelah itu dihentikan. Jangan terus-menerus,” kata Prof Ali Khomsan. Karena, tetap akan memberikan efek yang tidak baik bila terlalu sering. (Nda/V-1)

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s