Bayi Tewas Setelah Imunisasi

http://www.kompas.co.id/ver1/Kesehatan/0612/16/082145.htm

Bayi Tewas Setelah Imunisasi
Sabtu, 16 Desember 2006 – 08:21 wib

CENGKARENG, WARTA KOTA- Seorang bayi lelaki berusia lima bulan meninggal dunia setelah diimunisasi polio di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat. Bayi tersebut, Satria Pratama, meninggal dalam dekapan sang ibu yang berusaha memberi kehangatan ketika suhu badan anaknya turun.

Anak semata wayang pasangan Rusmanto-Sastriana tersebut meninggal Jumat (15/12) sekitar pukul 03.00. Meski menyesalkan peristiwa itu, Rusmanto (25) belum berencana membawa kasus tersebut ke jalur hukum. “Ada niatan ke sana (menggugat), tetapi buat apa? Malah akan buat saya keluar banyak uang. Kami ini orang miskin,” kata pedagang kerupuk itu, Jumat (15/12) sore.

Rusmanto berpenghasilan Rp 30.000 per hari. Pasangan itu tinggal di rumah kontrakan mungil di Jalan H Tabar RT 07/12 Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Pada Kamis (14/12) siang, kata Rusmanto, ia dan istrinya membawa Satria ke Puskesmas Cengkareng untuk imunisasi. Satria yang berbobot 6,8 kilogram dinyatakan sehat dan diimunisasi. “Kalau habis diimunisasi, badannya panas dan rewel terus. Tapi sama dokternya diberi obat jenis puyer buat penurun panas,” kata Rusmanto.

Sampai di rumah, tubuh Satria menjadi dingin. Bayi itu itu juga terus menerus menangis. Sastriana (20) terus memeluk buah hatinya agar suhu tubuh Satria kembali hangat. Maka, Satria tak lagi menangis sehingga ibunya tidur. Ketika bangun, Sastriana kaget mendapati putra tunggalnya itu tak bergerak- gerak. “Badannya dingin. Digoyang-goyang juga enggak bangun. Makanya kami panik dan panggil tetangga,” kata Rusmanto.

Rusmanto bak disambar petir ketika tahu Satria Pratama telah meninggal dunia. Pada Jumat pagi, jasad bayi montok itu kemudian dikebumikan dekat rumah orangtuanya.

Kepala Puskesmas Cengkareng dr Tri Sukati Handayani, kata Rusmanto, melayat dan memberi uang santunan Rp 300.000. “Saya pasrah saja, tetapi diharapkan kasus ini jangan terjadi lagi,” pintanya.

Sementara itu Kasudin Pelayanan Kesehatan Jakarta Barat dr Aryani Murti mengatakan kasus itu kini tengah diteliti pihak Puskesmas Cengkareng dan Tim Dinas Kesehatan Provinsi DKI. “Kami teliti dulu. Hasilnya segera mungkin didapat untuk menjelaskan penyebab kematiannya,” jelasnya semalam. (ito)
Sumber: Warta Kota

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s