Riyanul Tewas, Diduga Akibat Malpraktek

http://lotengpers.wordpress.com/2008/03/08/riyanul-tewas-diduga-akibat-malpraktek/

Riyanul Tewas, Diduga Akibat Malpraktek
Ditulis pada Maret 8, 2008 oleh lotengpers

Plt– Warga Dusun Ampan Desa Sikur kecamatan Sikur Lotim, dihebohkan dengan tewasnya Riyanul Ronaldo bayi berusia 3 bulan, Riyanul merupakan anak dari Rubaiyah warga setempat, ia tewas diduga akibat imunisasi. Berdasarkan Infromasi yang dihimpun wartawan, sekitar pukul 10.00 Wita, Rabu (5/3) lalu, korban dibawa ibunya imunisasi di salah satu posyandu di dusun tersebut, namun, akibat imunisasi tersebut, korban mengalami panas tinggi dan kejang-kejang, akhirnya sekitar pukul 23.30 Wita, korban dibawa keluarganya ke Puskesmas Sikur, namun sebelum mendapat perawatan secara intensif oleh petugas puskesmas Sikur, korban menghembuskan nafasnya terakhirnya.

Kematian korban ini, diduga akibat malpraktik. Kepala Dinas Kesehatan Lotim melalui Kasubdin P2P dr. H. Mawardy Hamry, MPPM yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, mengaku, belum bisa menyimpulkan apakah kematian korban tersebut ada kaitanya dengan imunisasi atau tidak, perlu dilakukan penyelidikan lebih jauh, “Kasusnya sedang ditangani Dikes Kabupaten dan Provinsi, bahkan hari ini (kemarin,red) petugas dari Dikes provinsipun akan turun ke TKP,” ujarnya, seraya menyebutkan, kalau korban di bawa keluarganya ke puskesmas malam itu, dalam kondisi penyakitnya sudah berat,dan meninggal di Puskesmas, sebelum dirujuk ke RS, “Kelihatannya, korban terlambat di bawa ke Puskesmas,karena kondisi korban saat diabwa panasnya tinggi, ” katanya, seraya membantah korban meninggal dunia akibat malpraktik, karena kegiatan imunisasi tersebut dilakukan sesuai prosudur yang ada, bahkan petugas yang diterjunkanpun memiliki skill dan keahlian yang memadai dibidangnya, “kalau korban dikatakan meninggal akibat malpraktik itu tidak benar, karena kegiatan imunisasi tersebut dilakukan sesuai aturan yang ada,” jelasnya.

Mawardy juga tidak menampik, kalau adungkinan Kematian korban diduga akibat imunisasi, “Kasus seperti ini bisa saja terjadi, tetapi itupun 1 dalam 100.000 orang,” terangnya, sehingga untuk membuktikannyapun perlu penyelidikan. Hal senada juga diungkapkan Kepala Puskesmas Sikur dr. H. Syamsul Bahri, pihaknya melakukan imunisasi tersebut sesuai protap yang ada, bahkan alat yang digunakann termasuk dosis obat yang diberikan sesuai aturan dan masih setril. Karena tujuan dari kegiatan imunisasi tersebut yaitu agar anak Indonesia ini sehat, “memang kondisi korban saat diimunisasi sehat, ada juga kemungkinan, daya tahan tubuh korban untuk menerima imunisasi lemah,” katanya, seraya mengatakan, tidak ada masalah ketika selesai diimunisasi, hanya saja, korban di bawa ke Puskesmas sekitar pukul 23.30 Wita, dan itupun, belum mendapat perawatan intensif, korban meninggal. “Untuk meredam munculnya opini public, pendekatan kepada orang tua korban telah dilakukan, “dan itupun dilakukan bersama pihak Kepala desa juga,” jelasnya.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s