<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Vaksin antara Ya dan Tidak</title>
	<atom:link href="http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/</link>
	<description>Perjalanan mencari imunisasi yang HALAL (Holistik Alamiah ILAhiah dan ILmiah)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Nov 2009 08:20:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: wong</title>
		<link>http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-284</link>
		<dc:creator>wong</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 10:36:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-284</guid>
		<description>kalau saya sendiri imunisasi itu halal, karena kalau tidak diimunisasi ada kemungkinan madharat lebih besar dari pada tidak.Dan itu dijelaskan dlm kitab fiqih bab at&#039;imah  bahwa orang yang khawatir akan       mati atau sakit ketika tidak makan barang haram sedangkan  ia tidak menemukan barang halal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau saya sendiri imunisasi itu halal, karena kalau tidak diimunisasi ada kemungkinan madharat lebih besar dari pada tidak.Dan itu dijelaskan dlm kitab fiqih bab at&#8217;imah  bahwa orang yang khawatir akan       mati atau sakit ketika tidak makan barang haram sedangkan  ia tidak menemukan barang halal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imunisasihalal</title>
		<link>http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-98</link>
		<dc:creator>imunisasihalal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 17:57:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-98</guid>
		<description>Syrup madu yang saya maksud adalah racikan kita sendiri, yaitu: Air + Madu, dengan takaran seperti membuat syrup. 
Demikian, WaLlahu a&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syrup madu yang saya maksud adalah racikan kita sendiri, yaitu: Air + Madu, dengan takaran seperti membuat syrup.<br />
Demikian, WaLlahu a&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hamba Allah</title>
		<link>http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-97</link>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 09:56:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-97</guid>
		<description>Saudaraku, Bob, Yth:
Dharuarat, di sisni, bukannya halal secara asal. Hanya saja, dihalalkan karena ada sesuatu yang memang baru--misalnya, wabah penyakit--dan hukum halal itu akan hilang bersamaan dengan hilangnya unsur Dharurat itu. Sama halnya dengan halal memakan babi ketika tidak ada lagi makanan selain babi. Dan ketika sudah ada makanan lain, otomatis babi tadi menjadi haram Lidzatih (secara otomatis haram). 

Lagi pula, Kondisi yang ditakutkan memang belum terjadi atau masih perkiraan saja (ghairu mutawaqqi&#039;ah), baik secara akal atau inderawi. Nah, dari sudut ini pula syarat untuk di jadikan Adh-Dharuratu Tubihul Mahdhurat saja belum bisa dipenuhi.

Oleh karena itu, Saya lebih setuju, tanpa menganggap enteng penemuan para medis ini, lebih setuju untuk membiarkan tanpa vaksin. Waidza Maridhtu Fahuwa Yasyfin. Wallahu A&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku, Bob, Yth:<br />
Dharuarat, di sisni, bukannya halal secara asal. Hanya saja, dihalalkan karena ada sesuatu yang memang baru&#8211;misalnya, wabah penyakit&#8211;dan hukum halal itu akan hilang bersamaan dengan hilangnya unsur Dharurat itu. Sama halnya dengan halal memakan babi ketika tidak ada lagi makanan selain babi. Dan ketika sudah ada makanan lain, otomatis babi tadi menjadi haram Lidzatih (secara otomatis haram). </p>
<p>Lagi pula, Kondisi yang ditakutkan memang belum terjadi atau masih perkiraan saja (ghairu mutawaqqi&#8217;ah), baik secara akal atau inderawi. Nah, dari sudut ini pula syarat untuk di jadikan Adh-Dharuratu Tubihul Mahdhurat saja belum bisa dipenuhi.</p>
<p>Oleh karena itu, Saya lebih setuju, tanpa menganggap enteng penemuan para medis ini, lebih setuju untuk membiarkan tanpa vaksin. Waidza Maridhtu Fahuwa Yasyfin. Wallahu A&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu alin</title>
		<link>http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-96</link>
		<dc:creator>ummu alin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 06:02:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-96</guid>
		<description>saya akhirnya menstop imunisasi untuk alin.waktu itu beritanya msh simpang siur.jd saya ragu.tp skrg tdk lg.syukron ya..

btw,beli syrup madu dimana ya..saya sdh cari k toko2 yg jual thibun nabawi.tp g ada.mohon infonya....
jazakillah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya akhirnya menstop imunisasi untuk alin.waktu itu beritanya msh simpang siur.jd saya ragu.tp skrg tdk lg.syukron ya..</p>
<p>btw,beli syrup madu dimana ya..saya sdh cari k toko2 yg jual thibun nabawi.tp g ada.mohon infonya&#8230;.<br />
jazakillah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imunisasihalal</title>
		<link>http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-15</link>
		<dc:creator>imunisasihalal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 11:34:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-15</guid>
		<description>Saya bukan &#039;ulama yang bisa menetapkan halal dan haram. Sejauh yang saya ketahui hal yang darurat bukan halal murni melainkan Halalan Dharuratan. 
Suatu yang darurat tidak akan pernah menjadi Halalan Thayyiban sebagaimana Allah telah menjelaskannya dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya bukan &#8216;ulama yang bisa menetapkan halal dan haram. Sejauh yang saya ketahui hal yang darurat bukan halal murni melainkan Halalan Dharuratan.<br />
Suatu yang darurat tidak akan pernah menjadi Halalan Thayyiban sebagaimana Allah telah menjelaskannya dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: heru</title>
		<link>http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-4</link>
		<dc:creator>heru</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 01:14:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-4</guid>
		<description>Assalamu&#039;laikum.wr.wb.

Terimakasih informsinya. Terus terang saya sampai saat ini belum memberikan vakasin ke anak saya. saya masih sangat takut tentang halal dan haram, dan yang paling penting pula adalah dampak dari vaksin tersebut...!! Apakan ada hubungan anatara perilaku anak dan vaksin yang diberikan. apakah ada hubungannya dengan kaadaan pada generasi saat in?. Saya melihat kok para pemuda (SD-SMA bahkan perguruan tinggi ) perilakuknya sangat jauh dari para pendahulunya yang belum tersentuh oleh vaksin.
Mulai dari sopan santun, tatakrama, libido, pola hidup dan konsumsi.

Mohon saya informasi yang akurat unutk memberikan masukan terhadap keputusn dan pendapat saya. Terimakasih,.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;laikum.wr.wb.</p>
<p>Terimakasih informsinya. Terus terang saya sampai saat ini belum memberikan vakasin ke anak saya. saya masih sangat takut tentang halal dan haram, dan yang paling penting pula adalah dampak dari vaksin tersebut&#8230;!! Apakan ada hubungan anatara perilaku anak dan vaksin yang diberikan. apakah ada hubungannya dengan kaadaan pada generasi saat in?. Saya melihat kok para pemuda (SD-SMA bahkan perguruan tinggi ) perilakuknya sangat jauh dari para pendahulunya yang belum tersentuh oleh vaksin.<br />
Mulai dari sopan santun, tatakrama, libido, pola hidup dan konsumsi.</p>
<p>Mohon saya informasi yang akurat unutk memberikan masukan terhadap keputusn dan pendapat saya. Terimakasih,.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bob</title>
		<link>http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-3</link>
		<dc:creator>bob</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 05:01:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imunisasihalal.wordpress.com/2008/03/13/vaksin-antara-ya-dan-tidak/#comment-3</guid>
		<description>Apakah bila dianggap darurat, dan mencegah kemudharatan yang lebih  besar , maka vaksin tersebut haram ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah bila dianggap darurat, dan mencegah kemudharatan yang lebih  besar , maka vaksin tersebut haram ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
